Patrol, 19 Agustus 2025 – Memasuki musim penghujan, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri baik secara fisik maupun mental. Pasalnya, selain membawa manfaat bagi lingkungan dan pertanian, musim hujan juga kerap memunculkan tantangan berupa meningkatnya risiko penyakit serta perubahan suasana hati.
Pakar kesehatan menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak asupan vitamin, serta rutin berolahraga ringan meski dilakukan di dalam ruangan. Kebersihan lingkungan juga menjadi hal krusial untuk mencegah berkembangnya penyakit menular seperti demam berdarah dan infeksi saluran pernapasan. Musim hujan tidak hanya menuntut kita menjaga raga, tetapi juga menyiapkan mental agar tetap tenang, produktif, dan tidak larut dalam rasa malas atau murung.
Selain itu, penggunaan perlengkapan hujan seperti jas hujan, payung, hingga alas kaki yang sesuai dianjurkan untuk mengurangi risiko sakit akibat tubuh terpapar dingin dan basah. Sementara dari sisi mental, menjaga mood dengan aktivitas positif, memperkuat spiritualitas, hingga tetap menjaga interaksi sosial dinilai penting agar jiwa tetap seimbang.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) guna menekan potensi penyebaran penyakit saat curah hujan tinggi.
Dengan persiapan jiwa dan raga yang matang, masyarakat diharapkan dapat menjalani musim hujan dengan lebih sehat, produktif, dan penuh makna.




